Rabu, 13 April 2016

Ketika Cinta Harus Memilih


                          Hidup ini sangat banyak pilihan, hanya saja kita sebagai manusia harus pandai dalam memilih jalan hidup kita masing-masing. Yang pasti dia harus berbasis dunia dan akhirat.
Ketika denyut asmara mulai menyapa dengan syahdu, “ Oh indahnya, terasa tak ada lagi selain dia. Tapi , perasaan itu tak akan seterusnya berwarna-warni bagai pelangi di senja hari. Adakala ia akan redup karena suatu pilihan yang harus kita tentukan sejak saat ini. Yaitu, tancapkan rasa dalam hati / pergi menjauh dari perasaan yang tidak pernah biasa ini.

                         Tatkala melodi cinta sedang bersenandung, “ Oh manisnya senyum di pipinya itu, “ Mengisi ruang hati yang kosong menjadi penuh dengan semua tentang dia. Tapi ingatlah, semua itu hanyalah sementara . Karena tahukah kamu siapa pendamping hidup kamu kelak,, ? Belum tentu dia yang sekarang sering dia pikirkan. Sadarlah, jalan hidup kita masih panjang , hidup yang hanya 1 kali ini saja jangan pernah kau buat sebagai bahan percobaan yang tak tahu kapan akan berakhir.
Tujuan hidup kita bukan hanya untuk cinta, meskipun cinta pada hakikatnya adalah sebuah kebutuhan buakan untuk taruhan.
                         Mintalah kepada Illahi agar hati kita selalu sejuk bagai embun pagi yang selalu taat dengan seluruh seruan sang Pencipta. Walau berat melupakan rasa , tapi kau pasti bisa melepaskannya. Walau rindu datang menyapa , tapi yakinlah masih banyak yang lebih baik darinya.

Cukup 1 do’aku padaMu ya allah ,,,
“ Jika memang dia tercipta untukku , satukan kami melalui tanganMu. Tapi jika dia bukan tercipta untukku, maka tuntunlah aku kedalam Cahaya RidhoMu. Amiin “


 Aku tahu , melupakan rasa memang tak semudah awal mencintai . Telah banyak memori yang terkikis oleh semua tentang dia. Aku tahu , terasa bahagia bila melihatnya , tapi inilah saatnya aku memilih agar mencintaimu dalam diam. Cukup Allah tempat sandaran seluruh tentang kamu yang ku cintai….

Jumat, 08 April 2016

Ketika Muslimah Merasakan Cinta

         Cinta adalah perasaan seluruh umat manusia yang bersifat universal. Dimana perasaan itu pertama hadir ketika peralihan dari masa anak-anak menuju remaja / sering disebut dengan masa pubertas . Jatuh cinta itu wajar, tetapi bagaimana kita dalam menyingkapinya. Setiap orang , pasti mempunyai cara masing-masing. Akan tetapi, kita sebagai seorang muslimah yang sedang jatuh cinta harus lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.
          Ketika hadir pangeran hati dalam ruang pikiran, curahkan semua kepada yang kuasa. Jika wajahnya terus menghantui, hiasilah hati dengan nama-nama Allah yang indah. Dan apabila hati berdebar-debar karenanya, netralkan hati dengan takut dan malu kepada Allah SWT.
        
               Terkadang, remaja jatuh cinta terus bertanya. ‘’ bagaimana kita menyingkapinya ? Apakah harus saling berkabar ? “
Jatuh cinta itu memang mudah, kadang indah kadang juga gundah. Ketika hati meminta untuk memiliki dan dimiliki. Tutuplah rapat-rapat mulut untuk mengucap, terhadap orang lain, maupun terhadap pangeran yang kita tuju. Cukup kepada Allah mengadu seluruh isi hati kita.
            Tak perlu harapkan sebuah pertemuan, karna yakinlah Allah akan mempertemukan kita dengan sebuah pertemuan indah yang Ia ridhoi. Namun, siapkan hati yang tegar apabila cinta itu jatuh dan melukai. Melupakan rasa, memang tak semudah awal mencitai, banyaklah berdo’a agar terhindar dari rasa yang amat. Sekali lagi, jangan pernah berani jatuh cinta  jika belum siap untuk sakit hati.
           Jadi, ketika kita seorang muslimah jatuh cinta. Hijabilah perasaan itu dengan rapat-rapat. Berdo’alah kepada Allah di setiap sujudmu. Lampiaskan dalam ibadah yang tekun, agar terbiasa dengan cinta karena Allah SWT. Ketahuilah, cinta itu bukan segalanya, tetapi cinta kepada Allah akan mengalahkan segalanya………………..

                                                            By: Nur zakiyya m.r

Perjuangan tuk Menjadi Yang Terbaik

Perjuangan tuk Menjadi Yang Terbaik

             Kupu-kupu adalah contoh untuk kita semua umat yang berpikir . Pada awal mulanya , ia hanyalah seekor ulat yang sangat menjijikan bahkan tak disukai orang-orang.
            Coba perhatikan, ulat-ulat yang berada di atas dedaunan hijau. Dengan menyebut nama Allah ia makan daun dengan perlahan , berusaha agar daun itu tak merasakan rasa sakit yang sangat. Dengan menyebut nama Allah pula ulat itu berubah menjadi makhluk yang tersembunyi di mihrobnya , yaitu kepompong dengan seizin Nya. Subhanallah …
            Bentuk yang sangat unik . Setelah ia berubah, atas perintah-Nya pula , ia berpuasa untuk beberapa hari. Sungguh ! atas kuasa-Nya , ia keluar kembali dengan bentuk yang menakjubkan bagi setiap makhluk yang melihatnya. Dengan memuji nama Allah yang telah menciptakan makhluk yang buruk menjadi makhluk yang lebih baik nan indah. Sayapnya bagai mahkota tubuh yang telah melekat .
             Selama bebeapa hari berjuang, Allah telah memberikan janji-Nya bagi siapa saja makhluk mana saja yang mampu untuk sabar , pepatah mengatakan,

’’ Berakit-rakit kehulu,berenang-renang ketepian. Bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian ’’

       
            

                Maka dari itulah,kini sang penebar pesona memberikan bak keindahan yang terus menebarkan keindahannya .pantas jika banyak dari kalangan anak kecil hingga remaja putri pun menyukai dirinya. Kala ia menjadi ulat,tak ada yang mau menemaninya, bahkan jijik dan sangat membencinya.
             Oh kiranya saat ia telah tumbuh menjadi makhluk yang indahdan terus menebarkan manfaat bagi makhluk yang lain,ia hinggap di atas mahkota bunga yang elok,warna-warni bagai pelangi di atas  tanah.
           Oh kiranya semua tahu,dengan kupu-kupu sari dan putik bisa bersatu.Dengan kupu-kupu semua makhluk warna-warni itu menaburkan sarinya diatas angin tuk siap hinggap di kepala putik.
           Oh indahnya kupu-kupu yang menghiyasi taman-taman yang baru menampakan pelanginya.Dan kupu-kupu yang mewarnai langit ketika pagi hari mulai beranjak,itulah kupu-kupu yang terus menebarkan keindahan dan keistimewaannya
               Jadi, kita pun bisa seperti kupu-kupu yang terus waaslaha memperbaiki diri menjadi yang terbaik.Allah telah menciptakan manusia sebagai makhluk yang paling sempurna! Kenapa tidak ? kalau mulai dari sekarang kita waaslaha jadi yang terbaik ?